Categories
Tips Perawatan

Cara Merawat Mobil Manual Agar Tetap Hemat

Ketika kamu mengendarai mobil setiap hari tentu perlu memperhatikan perawatan pada mobil. Mobil yang rajin dirawat tentu akan berpengaruh pada kondisi mesin dan performanya ketika digunakan. Perawatan mobil manual akan membutuhkan biaya yang lebih mahal apabila kamu telat mengetahui kondisi mobil. Maka dari itu, kamu harus memperhatikan waktu-waktu perawatan mobil manual agar tidak mengeluarkan biaya yang banyak ketika akan melakukan servis. Yuk simak cara merawat mobil manual agar tetap hemat.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga umur memperpanjang umur mobil dan menjaga kondisi mobil tetap optimal. Apabila kamu merawat mobil secara teratur juga akan menjaga keselamatan dan keamanan ketika mobil digunakan untuk melakukan perjalanan terutama ketika perjalanan jauh. Ketika kamu bisa merawat mobil secara teratur juga menghemat biaya servis serta perbaikan beberapa mesin dalam mobil. Bagi kamu yang ingin mengetahui cara merawat mobil manual secara hemat dapat melihat ulasan berikut.

Cara Merawat Mobil Manual Secara Hemat

Ketika kamu akan merawat mobil tentu akan berpikir tentang biaya yang harus dikeluarkan. Namun, perlu diketahui bahwa mobil yang jarang dirawat juga membutuhkan biaya yang mahal ketika terjadi kerusakan. Untuk menghindari kerusakan yang tidak terduga maka sebaiknya kamu merawat mobil secara rutin dengan cara-cara yang mudah serta biaya yang murah.

  1. Mengetahui Interval Waktu Penggantian Oli

Interval waktu penggantian oli berarti memperhatikan jarak penggantian oli dari satu waktu ke waktu yang lain. Oli yang telat diganti bisa berakibat pada kerusakan mesin dan juga transmisi yang ada pada mobil. Ketika mesin mobi telah mengalami kerusakan maka biaya yang harus dikeluarkan akan lebih banyak dibandingkan dengan perawatan biasa. Maka dari itu, kamu perlu memperhatikan interval waktu penggantian oli agar tetap terjaga kondisi mesin pada mobil.

  1. Pemeriksaan Rem Secara Rutin

Rem menjadi bagian yang cukup penting pada mobil. Rem dalam keadaan baik tentu akan membuat kamu aman selama berkendara. Hal ini berbeda apabila kamu tidak memperhatikan kondisi rem dan menyebabkan rem tidak bekerja secara optimal. Rem yang tidak bisa bekerja secara optimal akan berpengaruh kemungkinan adanya kecelakaan ketika mobil bergerak secara cepat.

Kamu perlu mengawasi kondisi-kondisi saat rem perlu diganti. Rem yang telah berderit ketika digunakan menandakan bahwa rem tersebut harus segera diganti. Getaran roda ketika lambat serta berhenti juga dapat dijadikan tanda bahwa rem dalam keadaan baik atau tidak.

  1. Perawatan Ban Secara Maksimal

Ban yang menjadi bagian dari mobil juga membutuhkan perhatian khusus. Ban yang dijaga secara maksimal akan membantu kamu untuk menghemat biaya ketika digunakan dalam perjalanan jauh. Ban yang kempes dapat menurunkan efisiensi bahan bakar serta dapat meningkatkan resiko kerusakan pada mobil.

Kamu perlu mengecek kondisi ban sebulan sekali untuk memastikan ban dalam keadaan baik. Bagi kamu yang masih baru menggunakan mobil dapat menggunakan panduan menemukan PSI secara maksimal. Kamu juga dianjurkan untuk memutar ban yang berguna menjaga efisiensi pada bahan bakar serta mencegah terjadinya aus serta kerusakan secara tidak teratur.

  1. Menggunakan Bahan Bakar Dengan Oktan Tinggi

Bagi kamu yang menginginkan performa mobil tetap maksimal meskipun umur mobil telah tua maka perlu menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan tinggi. Bahan bakar yang memiliki nilai oktan tinggi merupakan bahan bakar yang sesuai dengan anjuran pabrik. Apabila kamu menggunakan bahan bakar yang kotor tentu akan mempengaruhi kinerja dari mesin mobil.

Cara merawat mobil manual ini sangat mudah dan praktis kan, jadi jangan terlambat mengetahui kerusakan mobil kamu ya!

Categories
Tips Perawatan

Cara Merawat Mobil Matic Yang Bisa Dilakukan Sendiri

Banyak orang berbicara bahwa cara merawat mobil matic cukup sulit. Hal tersebut tentu tidak terbukti sama sekali karena cara merawat mobil matic justru sangat mudah dan dapat dilakukan semua orang. Perawatan mobil yang dilakukan secara baik tentu akan membuat performa dan daya mobil tetap terjaga selama perjalanan. Bagian mesin pada mobil matic memang biasanya harus di rawat di bengkel namun ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan sendiri untuk merawat mobil matic. Cara merawat mobil matic mudah dan dapat dilakukan sendiri tentu akan membuat kamu semakin peduli terhadap keadaan mobil.

Mobil matic yang rajin dirawat tentunya akan mempunyai dampak yang besar terhadap  performa maupun tampilan luar mobil. Kamu bisa membedakan mobil yang dirawat dengan baik dan tidak hanya dengan melihat tampilan luar atau pun kepulan asap yang ada pada mobil. Mobil matic yang dirawat dengan baik tentu akan mempunyai suara yang halus dan tidak menimbulkan kepulan asap berwarna hitam. Hal ini tentu berbeda dengan mobil yang jarang dirawat dengan suara mesin yang sedikit bising dan terkadang membuat kepulan  asap dengan warna hitam yang menandakan keadaan mesin sedang kotor.

  1. Cara Merawat Mobil Matic Mudah yang Dapat Dilakukan Sendiri

Mobil matic adalah mobil yang menggunakan transmisi otomatis tanpa adanya tuas gigi pada kopling. Berbeda dengan mobil manual yang harus memperhatikan letak pedal gigi dan kopling, mobil matic hanya fokus pada gas dan rem. Perbedaan transmisi yang digunakan oleh kedua mobil tersebut juga berpengaruh terhadap cara perawatan mobil matic yang bisa diterapkan sehari-hari. Berikut cara merawat mobil matic yang bisa kamu lakukan sendiri.

  1. Memperhatikan Letak Tuas Transmisi

Tuas transmisi menjadi hal yang penting pada sebuah mobil matic. Mobil matic yang hanya mempunyai gas dan rem perlu menyeimbangkan keadaan tuasnya ketika berhenti. Ketika kamu sedang berada dalam keadaan macet atau lampu merah maka pastikan untuk meletakkan tuas transmisi pada huruf N. Posisi ini menghindari aus pada transmisi yang nanti akan membuat mobil lebih cepat rusak. Kamu juga tidak boleh menggunakan posisi D ketika sedang mengerem karena akan membuat rem saling bergesekan dengan mesin sehingga menjadikan mesin aus dan kehilangan performa optimalnya.

  1. Posisi Ketika Parkir

Banyak orang sering melupakan posisi mobil ketika parkir. Ketika kamu parkir kamu harus menginjak rem dan tarik dengan rem tangan. Tuas transmisi juga harus dipindahkan pada posisi P. Hal ini perlu dilakukan agar roda dapat terkunci secara aman dan mobil tidak mundur. Setelah posisi mobil sudah dalam keadaan baik baru bisa mematikan mesin mobil dan meninggalkannya.

Apabila mobil belum sepenuhnya berhenti jangan pernah menempatkan pada tuas P. Kamu juga tidak bisa memarkir mobil dengan posisi tuas pada huruf D. hal ini akan membuat kopling yang ada pada mobil semakin cepat rusak dan diganti lebih awal daripada seharusnya.

  1. Memperhatikan Kekentalan Oli Pada Mobil

Oli mobil yang semakin tua tentu akan mempengaruhi kekentalan dan viskositas dari oli. Oli yang terus bergesekan dengan kopling akan semakin keras dan dapat menyebabkan aus. Bagi kamu yang mempunyai mobil matic maka wajib  mengganti oli secara teratur agar performa mobil tetap terjaga dan kopling tetap aman digunakan. Kopling yang selip menandakan bahwa oli mobil harus segera diganti.

Jadi, jangan sampai lupa untuk merawat mobil kamu ya!

Categories
Tips Perawatan

Ikuti Cara Irit Bensin Mobil Berikut Ini!

Kendaraan yang hemat bahan bakar merupakan impian semua orang. Namun tahukah kamu kalau cara mengendarai mobil bisa berpengaruh pada konsumsi bahan bakar kendaraan. Sebut saja mobil. Cara kamu memposisikan gigi atau mengatur kecepatan bisa berpengaruh besar pada konsumsi bahan bakar oleh mesin. Maka dari itu, sebagai pengendara mobil ada baiknya kamu mengetahui cara yang tepat untuk mengendarai mobilmu. Dengan begitu, penggunaan bahan bakar mobilmu akan lebih efisien dan efektif. Ikuti cara irit bensin mudah untuk kamu.

Selain itu, bahan bakar yang hemat juga bisa berpengaruh pada pengeluaranmu. Kamu tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli bahan bakar. Kalau kamu merupakan salah satu pengguna mobil matic, kamu datang ke tulisan yang tepat. Di sini, kamu akan diinformasikan mengenai cara irit bensin mobil matic. Dengan mengetahui informasi penting seperti ini, kamu bisa mengendarai mobilmu dengan lebih baik dan benar. Penggunaan bahan bakar pun jadi lebih efektif. Untuk tahu lebih banyak, ayo simak tulisan di bawah ini.

Cara Irit Bensin Mobil Matic Yang Perlu Kamu Ketahui

Terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar mesin mobil menjadi irit bensin. Hal ini cukup gampang dilakukan karena berkaitan dengan cara kamu mengendarainya. Berikut adalah beberapa cara irit bensin untuk mobil matic.

1. Atur Jarak Dengan Kendaraan Lain

Hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk menghemat bahan bakar adalah dengan mengatur jarak dengan kendaraan lain. Seperti yang sudah kamu ketahui, mobil matic memiliki transmisi yang otomatis. Dengan kata lain, saat gigi kamu posisikan ke N atau D, mobil akan secara otomatis berjalan ke depan tanpa kamu injak pedal gasnya. Namun jalannya mobil secara otomatis ini memang pelan.

Maka dari itu, untuk mencapai kecepatan yang kamu inginkan kamu perlu menginjak pedal gas. Tips untuk menghemat bahan bakar pada mobil matic sendiri adalah dengan menyesuaikan kecepatan dengan kendaraan lain di depanmu. Kalau jarak tempuh masih jauh kamu bisa stabilkan kecepatan dengan pedal gas. Di sisi lain, kalau jarak kendaraan di depanmu sudah dekat kamu bisa melepaskan pedal gas dan biarkan mobil berjalan perlahan hingga posisi yang pas. Dengan begitu, bahan bakarmu bisa lebih hemat.

2. Atur Waktu Isi Ulang Bensin

Hal kedua yang bisa kamu lakukan untuk mengirit bahan bakar adalah mengatur waktu isi ulang bensin. Kalau kamu belum mengetahui sifat bensin, bensin merupakan senyawa cair yang bisa menguap. Bensin juga bisa mengental dan mengembang pada suhu tertentu. Maka dari itu, dianjurkan untuk mengisi bensin pada pagi hari. Pom bensin biasa menyimpan bensin di tangki bawah tanah.

Pada pagi hari, tanah masih dingin dan membuat bensin menjadi lebih kental. Kalau kamu mengisi di pagi hari, kamu bisa mendapatkan jumlah yang lebih banyak. Selain itu, isilah bensin saat tangki setengah kosong agar tidak ada banyak udara dalam tangki. Udara dalam tangki bisa membuat bensin menguap dan membuatmu boros.

3. Bersihkan Filter Udara Secara Rutin

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah membersihkan filter udara secara rutin. Filter udara ini berfungsi menyaring udara dari luar. Kalau filter kotor, mesin akan bekerja lebih keras. Kamu akan merasa mesin kurang optimal dan menginjak pedal gas lebih dalam. Hal ini bisa membuatmu menjadi boros bensin. Maka dari itu, pastikan untuk membersihkan filter udara secara rutin ya.

Itulah beberapa cara irit bensin mobil matic. Mudah untuk dilakukan bukan? Jadi, ikuti cara-cara yang sudah dijelaskan tadi agar kamu bisa menghemat penggunaan bensin. Ikuti cara irit bensin mudah untuk kamu.

Categories
Tips Perawatan

Cara Mencuci Mobil Setelah Diguyur Hujan Deras

Setelah hujan deras mobil masih perlu dicuci? Bukannya sudah bersih karena terguyur air hujan? Eits, air hujan jangan disamakan dengan air bersih. Walau bisa terlihat cukup kinclong setelah terguyur hujan deras, tapi membiarkan mobil setelah kehujanan tanpa dicuci itu bisa berakibat buruk pada bodi mobil. Yuk simak cara mencuci mobil saat diguyur hujan deras.

Hujan mengandung zat asam yang bisa merusak pelindung cat. Bila mobil dibiarkan tanpa dicuci setelah kehujanan, lalu besoknya terkena sinar matahari, ini akan cepat merusak pelindung cat. Akibatnya cat mobil pun bisa cepat pudar karena pelindungnya rusak. Wah, jangan sampai ya. Lebih baik segera cuci mobilmu setelah kehujanan.

Tips Mencuci Mobil Setelah Diguyur Hujan

Ini dia beberapa tips soal mencuci mobil di musim hujan:

1. Segera Bilas Seluruh Bodi Mobil dengan Air Bersih

Begitu sampai di rumah, segera bilas seluruh bagian luar bodi mobil dengan air bersih agar air hujan yang mengandung zat asam benar-benar bersih dan tidak ada yang menempel pada cat mobil.

2. Gunakan Sabun atau Shampoo Khusus Mobil

Jangan sembarangan menggunakan sabun untuk mencuci mobilmu, misalnya deterjen atau alat pembersih lainnya yang bukan untuk mobil. Pilihlah sabun atau shampoo mobil yang sesuai dengan kebutuhanmu, lalu gunakan setelah membilas bodi mobil dari guyuran air hujan.

3. Gunakan Sikat Khusus Mobil

Untuk menggosok sabun atau shampoo mobil, gunakan sikat atau lap yang memang khusus untuk mobil. Hindari penggunaan sikat yang bahannya keras, karena justru bisa merusak cat atau menimbulkan baret pada bodi mobil.

4. Bilas Sabun dengan Air Bersih

Setelah selesai, segera bilas sabun dengan air bersih. Lakukan secara menyeluruh. Jangan sampai ada sisa sabun yang menempel, karena bisa menimbulkan bekas yang sulit dihilangkan jika terlanjur kering.

Bilas mobil dari atas ke bawah, bukan menyamping atau arah lainnya. Dengan begini, semua bekas sabun dan kotoran akan langsung turun ke bawah, bukannya berpindah ke bagian mobil lainnya.

5. Segera Keringkan Mobil

Setelah selesai membilas, jangan hanya dibiarkan saja. Salah satu hal penting dalam merawat bodi mobil adalah tidak membiarkan mobil terkena air terlalu lama. Jadi segera keringkan mobil dengan lap khusus mobil. Pilih lap mobil yang terbuat dari bahan kain sintetis, karena bahan ini lebih cepat menyerap air.

Lap dari bahan katun harus dihindari, karena bahan katun justru menyimpan partikel kecil yang bisa menggores cat mobil. Selain itu, pastikan lap yang digunakan dalam keadaan bersih. Dengan mengelap mobil langsung setelah dicuci, mobil dapat terlihat lebih mengkilap. Jika ingin terlihat lebih mengkilap, bisa juga menggunakan wax.

Hal yang Harus Dihindari Saat Mencuci Mobil

Ada juga beberapa hal yang harus dihindari saat mencuci mobil. Di antaranya adalah:

1. Mencuci di Bawah Sinar Matahari Terik

Sinar matahari yang terik bisa dengan cepat mengeringkan air bahkan sabun yang menempel di bodi mobil. Ini justru bisa menyebabkan noda atau bercak pada mobil dan cukup sulit dihilangkan. Terutama pada mobil berwarna putih, bercak bekas sabun atau air bisa berakibat merusak warna cat mobil.

2. Mengandalkan Sinar Matahari untuk Mengeringkan

Setelah selesai membilas sabun, keringkan mobil dengan lap. Jangan mengandalkan sinar matahari. Air yang kering karena sinar matahari bisa berbekas dan merusak cat. Jadi, jangan malas mencuci mobil dan langsung mengeringkannya, ya.

Begitulah tips dan cara-cara mencuci mobil yang bisa kamu lakukan agar mobil kesayangan tetap terlihat bersih dan nyaman ketika digunakan.

Categories
Tips Perawatan

Tips Merawat Mobil Agar Kondisinya Tetap Prima

Hobi mengkoleksi mobil tua atau sekarang lebih sering ke tempat aktivitas menggunakan transportasi publik? Ini membuat mobilmu jadi jarang dipakai dan didiamkan saja di rumah. Sama halnya dengan alat elektronik, mobil yang jarang dipakai juga butuh perawatan khusus, loh. Jadi jangan dibiarkan begitu saja. Ini dia pembahasan tips merawat mobil agar kondisinya tetap prima.

Baik mesin maupun bodi mobil, keduanya membutuhkan pengecekan dan perawatan secara berkala. Jika tidak, mesin bisa aus. Bodi mobil seperti cat dan velg mobil bisa karatan. Jangan sampai kejadian, jadi rawatlah mobilmu walau jarang digunakan agar kondisinya tetap terawat dan prima.

Cara Merawat Mobil yang Jarang Dipakai

Berikut ini beberapa cara merawat mobil yang jarang dipakai agar kondisinya tetap prima:

1. Bersihkan Mobil Sebelum Disimpan

Baik eksterior maupun interior mobil tetap harus dijaga dengan baik walau jarang digunakan. Kita mungkin berpikir mobil tidak akan kotor karena hanya disimpan di dalam garasi. Tapi sebenarnya bisa saja mobil menjadi bau apek karena jamur. Catnya juga bisa terlihat kusam karena debu yang menumpuk di bodi mobil.

Karena itu, jangan lupa tetap bersihkan mobil secara berkala. Setelah mobil benar-benar kering, bisa juga menutup mobil dengan cover mobil khusus.

2. Pompa Ban Mobil Sebelum Disimpan

Jika mobil tidak dipakai, ban mobil lama-kelamaan akan kempes karena perubahan temperatur mempengaruhi tekanan udara pada ban. Karena itu, sangat penting untuk memompa ban mobil sampai tekanan maksimal sebelum menyimpannya.

Ban mobil yang mengempis dan dibiarkan menempel pada permukaan lantai dapat merusak bagian dalam ban. Karena itu sebaiknya ban mobil didongkrak sebelum disimpan dalam waktu lama. Dengan mendongkrak ban, mobil tidak bertumpu langsung pada roda. Sehingga roda pun jadi lebih awet.

3. Ganti Oli dan Cairan Lainnya

Sebelum menyimpan mobil dalam waktu yang lama, ganti oli dan filter mobil, serta cairan pendingin mesin. Oli dan cairan pelumas yang sudah lama mengandung serbuk logam, uap air, dan zat-zat lain yang korosif dan bisa menyebabkan karatan. Karena itu, harus diganti dulu sebelum mobil disimpan.

4. Isi Bahan Bakar Hingga Penuh

Tangki bahan bakar dapat berkarat jika mobil tidak dioperasikan dalam waktu lama. Bahan bakar mengandung oktan tinggi sehingga dapat mengurangi resiko berkarat. Selain itu, jika tangki bahan bakar tidak penuh, maka akan ada ruangan sisa di tangki. Ruangan sisa ini bisa memunculkan embun yang dapat menurunkan kualitas bahan bakar. Karena itu, penting untuk mengisi penuh bahan bakar sebelum disimpan.

5. Lepas Kabel Aki

Komponen mobil yang mengandung listrik adalah yang paling rawan rusak. Daya listrik pun bisa hilang. Karena itu, lepaskan kabel aki dari kutubnya.

Lepas kabel aki dari kutub negatif ke positif. Untuk memasang kembali, lakukan arah sebaliknya, yaitu dari positif ke negatif.

6. Hindari Menggunakan Rem Tangan

Menggunakan rem tangan dalam jangka waktu lama akan membuat minyak pada piringan rem menjadi lengket. Untuk menghindari hal ini, maka sebaiknya tidak menggunakan rem tangan. Agar mobil tetap pada tempatnya, bisa mengganjal ban dengan menggunakan batu atau dongkrak. Penting juga untuk memarkir mobil di tempat yang datar.

7. Panaskan Mobil Setiap Hari

Mesin yang tidak digunakan dalam jangka waktu lama bukannya membuatnya jadi awet. Mesin justru bisa aus. Karena itu, setiap hari mobil tetap harus dipanaskan agar mesin tetap menyala, komponen mesin pun akan tetap terlumasi dengan baik.

Jadi, sebelum meninggalkan mobil dalam waktu lama, jangan lupa melakukan ketujuh hal di atas, ya! Ini dia pembahasan tips merawat mobil agar kondisinya tetap prima.

Categories
Tips Perawatan

Tips Merawat Ban Mobil Agar Lebih Awet

Ban yang merupakan komponen penting dalam mobil tentu sangat perlu dirawat. Seperti komponen lainnya, semakin lama ban mobil bekerja maka performanya akan semakin menurun. Tetapi jangan khawatir, karena terdapat beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar ban mobil tetap awet dan tahan lama. Apa saja tipsnya? Yuk simak ulasannya berikut tentang tips merawat ban mobil.

1. Periksa tekanan ban sebelum berkendara

Sebelum kamu melakukan perjalanan, akan lebih baik jika periksa terlebih dahulu tekanan ban. Apalagi jika kamu ingin melakukan perjalanan jauh, hal ini harus kamu lakukan ya. Jangan sampai tekanan ban kurang bahkan terlihat kempes. Karena nanti akan menyusahkan perjalanan kamu. Pastikan tekanan ban sesuai dengan standar. Jika perlu membawanya ke bengkel terlebih dahulu, pastikan kamu melakukan pengecheckan terhadap tekanan ban.

2. Pastikan pentil ban dalam keadaan baik dan tertutup sempurna

Meskipun sepele, hal ini ternyata mampu mempertahankan tekanan ban loh. Karena biasanya pentil ban yang longgar akan membuat udara di dalam ban menjadi cepat habis karena terdapat celah untuk keluar. Oleh sebab itu, kamu harus memastikan apakah pentil ban sudah tertutup sempurna dan dalam kondisi yang baik. Jika terjadi kerusakan segeralah mengganti komponen ini, agar perjalananmu tetap nyaman tanpa hambatan yang berarti.

3. Lakukan rotasi ban secara rutin

Rotasi ban dipercaya dapat membuat ban menjadi jauh lebih awet loh. Tentu saja pernyataan ini benar, karena rotasi ban mobil menjadi salah satu cara agar setiap ban mendapatkan ban yang sama. Kamu bisa memindahkan ban depan ke bagian belakang, dan seterusnya secara rutin. Biasanya ban depan memiliki beban lebih berat dibandingkan ban belakang. Agar tidak terus menerus membebani ban depan, maka rotasi ban dapat dilakukan. Pada umumnya, rotasi ban dapat dilakukan ketika mobil telah menempuh perjalanan 5.000 km sekali. Cara ini dijamin membuat ban kamu akan lebih awet.

4. Beban muatan mobil harus menjadi perhatian

Perlu kamu ketahui, mobil memiliki kemampuan dalam beban muatan masing-masing loh. Maka dari itu, kamu harus memastikan hal ini. Jangan sampai kamu membawa barang bawaan yang tidak sesuai dengan beban mobil. Hal ini akan membuat kinerja ban menjadi lebih keras dibandingkan dengan muatan normal. Karena jika beban terlalu berat, ban yang menjadi tumpuan mobil paling bawah akan mengalami tekanan keras. Sebaiknya batasi barang bawaan ketika hendak melakukan perjalanan jauh, sehingga ban tetap terjaga kondisinya.

5. Penggunaan ban sesuai dengan bawaan mobil

Sebelum mengganti ban mobil, perhatikan tipe dan jenis ban mobil asli. Jika kamu menggantinya dengan yang berbeda, sudah dapat dipastikan ban baru tersebut tidak bertahan lama. Tidak hanya itu saja, hal ini juga akan mempengaruhi kondisi mobil loh. Oleh sebab itu, gunakan ban standar sesuai dengan bawaan pabrik. Tidak masalah jika terlihat kurang keren, tetapi kondisi mobil akan tetap terjaga dan ban yang baru terpasang tidak mengalami permasalahan.

Kelima tips tersebut dapat kamu praktekkan dalam merawat ban mobil. Tidak hanya memompa ban saja, namun komponen ini juga perlu diperhatikan seperti komponen mobil lainnya. Jika terjadi kerusakan, mobil tidak dapat melaju karena pada dasarnya ban adalah bagian terpenting dalam manuver sebuah mobil. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk merawat ban mobil dengan tips diatas, selamat mencoba.

Categories
Tips Perawatan

Tips Merawat Mobil Mazda CX 30 Agar Biaya Service Nggak Membengkak

Saat akan membeli mobil, tentu banyak hal yang perlu kamu pertimbangan dengan baik. Mulai dari merk mobil, desain yang dihadirkan, fitur canggih, hingga harga dari mobil tersebut. Bagi kamu yang mengedepankan desain eksterior, mobil Mazda bisa jadi pilihan yang tepat. Pasalnya, sudah bukan rahasia lagi bahwa setiap mobil Mazda hadir dengan desain yang begitu mewah dan elegan. Nggak terkecuali dengan Mazda CX 30 yang merupakan mobil terbaru dari Mazda. Mobil yang masuk dalam generasi Mazda3 ini hadir dengan desain mewah pada bagian eksterior dan interiornya. Banyaknya kelebihan yang dimiliki membuatmu perlu mengeluarkan bujet Rp 400 jutaan untuk bisa memiliki mobil yang satu ini. Harga yang sebanding untuk kecanggihan mobil SUV yang akan kamu dapatkan nantinya. Berikut tips merawat mobil Mazda terbaik.

Berbicara mengenai mobil, rasanya nggak lengkap jika kamu nggak tahu bagaimana cara merawat mobil yang baik dan benar. Meski terdengar sepele, merawat mobil perlu dilakukan sebaik mungkin. Jika nggak, mobil kamu akan mudah rusak dan perlu melakukan service berulang kali. Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, simak tips merawat mobil agar biaya service nggak membengkak berikut ini: 

  1. Gunakan Suku Cadang Asli 

Setiap kali akan mengganti salah satu spare part mobil, sebaiknya kamu memilih menggunakan suku cadang asli dibandingkan yang palsu. Meski terbilang memiliki harga yang lebih murah, namun kualitas yang dimiliki suku cadang palsu nggak akan sama atau lebih baik dari suku cadang asli. Kualitasnya yang buruk membuat suku cadang palsu bisa dengan mudah rusak di kemudian harinya. Sebaliknya, hal ini nggak akan terjadi jika kamu menggunakan suku cadang asli. Meski harus membayar lebih mahal, namun kualitasnya yang awet membuatmu nggak perlu menggantinya dalam jangka waktu yang singkat. Untuk bisa mendapatkan suku cadang mobil yang asli, kamu bisa mendapatkannya baik secara online maupun offline. Pastikan toko yang kamu pilih merupakan distributor resmi, ya. 

  1. Gunakan Bahan Bakar yang Telah Ditentukan 

Tips yang satu ini terbilang sepele namun sering diabaikan oleh pengguna mobil. Agar performa dan kualitas mesin mobil kamu dapat tetap awet, sebaiknya kamu memilih jenis bahan bakar yang memang telah ditentukan oleh pabrik. Sebagai contoh, sebaiknya kamu nggak menggunakan bensin beroktan rendah saat pabrik memintamu menggunakan bensin beroktan tinggi. Jika kamu melakukannya, bersiaplah untuk sering melakukan service kendaraan karena umur komponen mobil kamu lebih pendek. 

  1. Lakukan Service Secara Rutin 

Untuk menjaga kualitas mobil kamu tetap baik, sebaiknya kamu melakukan service atau pengecekan komponen mobil secara rutin. Terlebih jika mobil yang kamu miliki merupakan mobil baru. Pasalnya, setiap mobil baru telah dilengkapi dengan layanan service gratis yang telah ditentukan jadwalnya. Pastikan kamu nggak melewatkan agenda service gratis ini untuk membuat performa mesin kendaraan tetap baik. Menunggu mobil rusak saat akan melakukan service hanya akan membuat kondisi mesin semakin buruk saja. 

  1. Rawat Kondisi Ban dengan Baik 

Diantara komponen mobil lainnya, ban menjadi salah satu komponen yang sangat penting. Sehingga kamu perlu memberikan perhatian yang lebih pada ban mobil kamu. Selalu cek tekanan angin mobil setiap akan digunakan. Jangan lupa untuk juga melakukan balancing dan spooring secara rutin agar performa mobil tetap maksimal dan nyaman digunakan. 

Bagi kamu yang berniat membeli mobil Mazda CX 30, tips merawat mobil di atas perlu kamu terapkan dengan baik agar Mazda CX 30 nanti nggak mudah rusak dan membuat biaya service membengkak, ya! 

Categories
Tips Perawatan

Setelah Cari Tahu Harga Air Radiator Mobil, Cari Tahu Juga Penyebab Air Radiator Kotor dan Bocor

Kamu jangan hanya mencari tahu tentang harga air radiator mobil, ketahui juga penyebab kenapa air radiator menjadi kotor. Apakah air radiatormu sudah keruh? Biasanya air radiator yang kotor ditandai dengan warnanya yang kecoklatan dan ketika akan dikuras banyak mengeluarkan karat dari besi. Kira-kira apa penyebabnya? Untuk mengetahui lebih lanjut, sebaiknya kamu menyimak ulasan berikut ini. Cek penyebab kotornya air radiator & harga air radiator terbaik.

  1. Air Radiator Mobil Kecoklatan

Air radiator yang berwarna kecoklatan dapat disebabkan karena pendingin pada radiatormu sudah berkarat. Air yang ada di dalam radiator tersebut bersirkulasi dalam mesin. Kalau radiator, blok mesinmu sudah berkarat, maka hal tersebut dapat menyebabkan air radiatornya menjadi kecoklatan. Lantas bagaimana cara mengatasi hal tersebut? Cara mengatasi air radiator yang berwarna kecoklatan tersebut dapat kamu atasi dengan cara menguras radiator mobil secara rutin. Pertama, kamu bisa membersihkan pendingin tersebut dengan menggunakan radiator flush. Namun, radiator tidak boleh dimasuki sembarangan cairan karena akan menjadikan kerusakan yang lebih parah pada mesin.

  • Tutup Radiator Mobil yang Rusak

Hal lainnya yang menjadikan penyebab berkurangnya air radiator mobil karena disebabkan adanya tekanan di tutup radiator yang sudah rapuh. Biasanya hal ini disebabkan karena adanya kerusakan yang ada di karet yang ada di bagian tutup radiator yang bisa menjadikan air lebih mudah habis dari biasanya. Tutup air radiator mobil yang mulai rapuh ini akan menjadikan air mengalir lebih cepat menuju ke tabung cadangan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kamu seharusnya sudah segera mengganti karet tutup radiator mobilmu dengan tutup yang baru.

  • Kebocoran di Water Pump

Water pump adalah komponen yang berguna untuk memompa dan sebagai sirkulasi air yang ada di mesin. Kalau nanti terjadi kerusakan di komponen ini, maka hal ini bisa menyebabkan penurunan drastis pada volume air radiator. Kebocoran yang akan terjadi bisa mengalir cukup deras jika dibiarkan. Kebocoran yang tidak segera diperbaiki tersebut akan menjadikan mesin tersebut cepat panas. Biasanya kerusakan dalam komponen ini disebabkan karena usia penggunaanya yang sudah tua dan terendam air sehingga menjadikannya berkarat dan keropos. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu harus melakukan perawatan ekstra seperti menguras air radiator secara rutin setiap dua bulan sekali demi menghindari pengendapan karat. Sementara, gunakanlah air yang berkualitas sehingga kinerja dari water pump bisa menjadi maksimal.

  • Kebocoran di Sirip Radiator Mobil

Kebocoran yang ada di sirip radiator biasanya sulit dilihat disebabkan beberapa hal, seperti halnya sirip radiator yang sudah kering maupun menguap sebelum air radiator tersebut menetes. Hal ini menjadikan salah satu penyebab air radiator semakin berkurang. Oleh karena itu selalu  rutin untuk mengecek di bagian tersebut, sehingga ketika terjadi kebocoran pada tabung radiator mobil, kamu bisa segera memperbaikinya.

  • Perenggangan Selang Air Radiator Mobil

Penyebab kerusakan lainnya yang bisa menjadikan penurunan air radiator bocor secara drastis biasanya disebabkan karena selang air yang ada di radiator kurang tertutup rapat sehingga menimbulkan celah dan membuat air mudah keluar dari celah-celah tersebut. Untuk mengatasi hal ini, kamu harus merapatkan selang air pada radiator sehingga tidak menimbulkan kebocoran.

Kamu bisa rutin mengecek penyebab-penyebab terjadinya air radiator kotor serta kebocoran pada air radiator agar komponen mobilmu tetap terjaga. Cek penyebab kotornya air radiator & harga air radiator terbaik.

Categories
Tips Perawatan

Aki Mobil Terbaik dan Berkualitas Akan Menjaga Mobil Kesayanganmu

Salah satu komponen penting, aki mobil kamu sangat penting untuk menjadi parameter bagaimana kendaraan kamu beroperasi dengan baik dan aman setiap harinya. Aki sebagai salah satu sumber utama di mana kamu dapat memastikan bahwa lampu menyala dengan baik, wiper menghapus dan membersihkan noda atau air dengan sempurna, memainkan musik di mp3 player, dan lain sebagainya. Harga aki mobil kamu senantiasa berada pada mode sedang diisi setiap kali mobil kamu berjalan, tetapi ia perlu banyak energi yang harus dikorbankan karena banyaknya bagian mobil yang memanfaatkan fungsinya dan pada akhirnya aki mobilmu pun perlu diganti. Panduan yang telah kami sajikan secara khusus untuk kamu di bawah ini akan membantu kamu memahami lebih lanjut tentang berbagai jenis aki mobil dan bagaimana tata cara mengidentifikasi jenis yang paling cocok untuk kendaraan roda empat kamu tercinta. Yuk cari aki mobil berkualitas untuk mobil kamu.

•Aki Pengaktifan, Penerangan, dan Pengapian 

Sebagian besar aki otomotif adalah aki Starting, Lighting and Ignition (SLI). Seperti namanya, aki ini tidak hanya membantu menyalakan mobil kamu, tetapi juga memberi daya pada kunci kontak, lampu, radio, dan lain komponen lainnya. SLI memiliki siklus pengisian yang dangkal (waktu yang diperlukan untuk menjalankan aki dan mengisi kembali) dan hanya dapat memberikan daya dalam waktu singkat. 

•Aki Deep Cycle 

Aki Deep Cycle memberikan daya berkelanjutan selama periode waktu yang lebih lama. Dibandingkan dengan SLI, jenis ini mampu membuatnya lebih ideal untuk kendaraan laut, kendaraan rekreasi kecil dan kereta golf. 

•Aki Asam Timbal yang Diatur oleh Katup 

Aki Valve-Regulated Lead-Acid (VRLA) dirancang agar perawatannya mudah dan ringan serta tidak membutuhkan penambahan air secara teratur ke seluruh sel-sel aki. Karena mereka tidak memerlukan perawatan rutin, akinya disegel yang artinya tidak akan tumpah jika terbalik atau tergoyang. Ini juga berarti bahwa dalam kebanyakan kasus, aki tidak dapat diservis, mereka hanya perlu diganti. Dua jenis aki VRLA yang terkenal adalah aki Absorption Glass Mat (AGM) dan Gel Cell. Aki AGM memberikan tingkat daya yang lebih tinggi dalam ledakan singkat dibandingkan dengan aki tertutup lainnya berkat reaksi cepat antara elektrolit dan keset permukaan fiberglass yang tipis. Aki Sel Gel — disebut demikian karena elektrolit berbasis silika — biasanya bekerja paling baik untuk aplikasi siklus dalam seperti kendaraan laut dan kereta golf, tetapi kurang efektif dalam suhu dingin atau panas yang ekstrim. 

•Aki Sel Basah   

Aki Wet Cell disebut demikian karena mereka memiliki cairan (paling sering kombinasi timbal, asam sulfat dan air) yang menciptakan aki “elektrolit”. Aki Wet Cell seringkali lebih murah daripada solusi aki jenis lainnya, tetapi tidak memberikan kenyamanan dan siklus hidup yang sama seperti aki VRLA. Beberapa aki sel basah mungkin juga memerlukan perawatan rutin untuk mengganti elektrolit yang hilang seiring berjalannya usia. 

•Aki Lithium-Ion (Li-ion) 

Walaupun tidak sesuai dengan mayoritas kendaraan di jalan, dalam beberapa tahun terakhir, ada sejumlah mobil, termasuk mobil hibrida dan listrik, yang menggunakan aki Lithium-Ion. Aki Li-ion mampu menyimpan lebih banyak energi secara signifikan dan sebagian kecil dari beratnya dibandingkan dengan aki timbal-asam tradisional. Namun, salah satu kelemahan utama aki Li-Ion adalah masa pakai aki yang singkat (aki khas Li-ion bertahan sekitar tiga tahun). Yuk cari aki mobil berkualitas untuk mobil kamu.

Categories
Tips Perawatan

Air Radiator Mobil Murah, Apakah Aman?

Air radiator mobil atau air radiator coolant adalah salah satu produk yang diformulasikan khusus untuk membantu kinerja mesin yang sesuai dengan namanya bertugas sebagai pendingin. Namun tidak cuma sebagai pendingin, tapi juga sebagai pencegah karat mesin mobil tersebut. Merek-merek air radiator mobil yang terkenal seperti Top 1 atau Prestone memang sudah terpercaya dan harganya memang cukup mahal yang mencapai harga ratusan ribu. Nah, apakah produk-produk air radiator mobil dengan harga murah aman untuk digunakan dan bisa bekerja dengan baik? Atau justru malah memperburuk keadaan mesin mobil kamu? Sebenarnya, meskipun harga air radiator mobil murah, produk tersebut tentunya akan lebih baik kinerjanya dalam mendinginkan mesin mobil dan mencegah karat pada mesin dibandingkan kamu menggunakan air mineral biasa. Hal ini karena air radiator baik yang murah atau yang mahal asalkan memiliki kandungan yang sesuai untuk mesin makan aman untuk digunakan. Kamu harus memastikan adanya kandungan yang wajib ada dalam air radiator mobil, seperti: 

  • Glycol. Glycol adalah bahan kimia yang sering digunakan untuk menaikkan titik didih dan menurunkan titik beku cairan air radiator mobil. Yang tentunya berfungsi untuk menahan panas yang dihasilkan mesin mobil yang bekerja. Untuk itu titik didih yang tinggi pada cairan air radiator sangat penting untuk dimiliki. Minimal titik didih yang dimiliki 110 derajat celcius. Untuk produk yang mahal bisa mencapai 130 derajat Celcius. Glycol yang digunakan masing-masing produk bisa saja berbeda-beda dan juga menghasilkan titik didih yang berbeda pula. 
  • Kandungan anti karat. Kandungan anti karat adalah zat yang akan menghambat terjadinya korosi pada mesin. Hal ini diperlukan karena mesin yang bekerja dan bergesekan dengan komponen-komponen mesin yang lain akan mudah berkarat apabila sering digunakan. Apabila mesin berkarat, akan mengakibatkan terhambatnya kerja mesin mobil dan bisa sampai mengakibatkan mesin berhenti beroperasi. Kandungan pencegah karat yang dimiliki produk air radiator mobil juga bisa berbeda-beda. Ada juga yang menggunakan formulasi khusus yang menjadikan mereknya memiliki nilai lebih dalam aspek pencegahan korosi mesin. 

Trik untuk Menemukan Air Radiator Mobil Harga Murah Dengan Produk yang Baik  

Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menemukan produk murah tetapi juga berkualitas untuk air radiator kesayangan kamu. Pertama, kamu bisa mencari produk incaran kamu kemudian melihat review produk tersebut di e-commerce yang menjual produk tersebut. Kedua, kamu bisa melihat review langsung melalui YouTube. Dengan majunya teknologi saat ini, banyak cara untuk menemukan pendapat orang tentang barang yang ingin kita beli. Supaya tidak menyesal, sebelumnya yang perlu dilakukan juga adalah mencari review di YouTube. Pasti kamu bisa menemukannya dengan mudah dan ini juga cara yang cukup praktis, bisa kamu lakukan dimana pun dan kapan pun kamu ingin. Untuk cara ini, biasanya juga akan lebih efektif, karena reviewer sudah menggunakan produk tersebut terlebih dahulu kemudian menyampaikan pendapatnya setelah menggunakan produk tersebut. Tetapi, lebih baik kamu memilih reviewer yang tidak dalam mode promosi ya. Karena pendapatnya pasti akan cenderung membela dan terkadang kurang objektif. Yang terakhir, kamu bisa bertanya kepada kerabat atau orang-orang terdekat kamu yang sama-sama punya mobil. Biasanya mereka pasti punya produk andalan entah untuk yang harga murah ataupun yang harga mahal. Tentunya, testimoni dari orang terdekat juga lebih terpercaya.